JAKARTA PUSAT — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Jamiat Kheir (IAIJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa workshop bertajuk “Edukasi Literasi Digital dan Tabayun Informasi Keagamaan di Media Sosial”, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Masjid Ummus Sakinah, Jalan Paseban Raya Nomor 40, Jakarta Pusat, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Workshop ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi digital serta sikap tabayun atau melakukan verifikasi terhadap informasi keagamaan yang beredar di media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, LP2M IAI Jamiat Kheir menugaskan sejumlah akademisi dan mahasiswa untuk terlibat sebagai pemateri dan pelaksana kegiatan.
Yeti Purnawati, S.Pd.I., M.Pd., dosen Fakultas Tarbiyah IAI Jamiat Kheir, hadir sebagai Keynote Speaker. Sementara itu, Dr. Haryadi, M.Pd. bertindak sebagai Narasumber 1 dan Mohammad Syarif, mahasiswa semester IV, sebagai Narasumber 2.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut juga melibatkan mahasiswa semester IV IAI Jamiat Kheir. Sebanyak 25 mahasiswa berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pendampingan peserta.
Pelibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kampus.
Ketua LP2M Institut Agama Islam Jamiat Kheir, Ridma Diana, M.Pd., melalui Surat Tugas Nomor 052/LP2M/IAIJ/VI/2026, memberikan penugasan kepada tim untuk melaksanakan kegiatan tersebut sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memilah dan memverifikasi informasi, khususnya informasi yang berkaitan dengan persoalan keagamaan.
Informasi yang beredar secara cepat di media sosial tidak seluruhnya memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, sikap tabayun menjadi penting untuk mencegah penyebaran informasi yang salah, menyesatkan, maupun berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Melalui workshop ini, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya bersikap kritis dalam menerima informasi, memeriksa sumber informasi, serta tidak terburu-buru menyebarkan konten keagamaan sebelum mengetahui kebenaran dan kredibilitas sumbernya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan media sosial yang lebih bijak, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Selain itu, kegiatan PkM tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen IAI Jamiat Kheir dalam menjalankan peran perguruan tinggi untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Link Kegiatan : https://youtube.com/shorts/5lZalp5zMHA?si=HP-Dugrgt9EUBagF
